Harga emas stabil setelah dua hari menguat signifikan, ditopang oleh kekhawatiran pasar terhadap ketegangan perdagangan global dan gejolak geopolitik terbaru di Timur Tengah.
📈 Emas Dapat Dukungan dari Kekhawatiran Pasar
Emas batangan diperdagangkan di sekitar $3.290 per ons pada awal sesi Asia, setelah naik lebih dari 2,5% dalam dua hari terakhir. Kenaikan ini terjadi setelah pekan sebelumnya mencatat penurunan mingguan terburuk sejak November.
Pendorong utama reli tersebut termasuk:
- Penurunan peringkat kredit AS oleh Moody’s, yang memperkuat kekhawatiran akan defisit anggaran membengkak
- Meningkatnya minat terhadap aset safe haven seperti emas
🔥 Ketegangan Timur Tengah Tambah Dorongan
Dukungan tambahan terhadap harga emas datang dari laporan CNN yang menyebutkan Israel mungkin mempertimbangkan serangan ke fasilitas nuklir Iran. Meski keputusan belum final, laporan ini menambah kegelisahan pasar dan memperkuat permintaan akan aset lindung nilai.
💹 Kinerja Emas dan Logam Mulia Lainnya
- Emas diperdagangkan stabil di $3.293,44 per ons pada pukul 08:19 pagi waktu Singapura
- Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit melemah, mendukung harga emas
- Perak dan paladium tidak banyak bergerak
- Platinum mengalami penurunan ringan
Secara tahunan, harga emas telah melonjak sekitar 25% sepanjang 2025, didorong pula oleh tren diversifikasi aset dari dolar AS, baik oleh sektor pemerintah maupun swasta. Kenaikannya di atas level teknikal $3.250 per ons pada Selasa memicu aksi short covering yang turut mendongkrak harga lebih lanjut.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
