Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Senin (12/8) hingga mencapai level tertinggi sejak 2 Agustus, didorong oleh arus masuk safe-haven. Para pedagang menantikan data inflasi AS minggu ini yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve.
Pergerakan Harga Emas
Harga emas spot naik 1,5% menjadi $2.468,25 per ons pada pukul 18:18 GMT. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup 1,2% lebih tinggi pada $2.504.
Jim Wycoff, analis senior di Kitco Metals, mencatat bahwa dukungan harga emas saat ini datang dari grafik bullish yang mendorong beberapa pembelian teknis.
Faktor Geopolitik
Pasukan Israel melanjutkan operasi di dekat kota Khan Younis di Gaza selatan pada hari Senin, di tengah desakan internasional untuk kesepakatan yang dapat menghentikan pertempuran di Gaza dan mencegah konflik regional yang lebih luas dengan Iran dan proksinya.
Fokus Data Ekonomi
Investor juga akan mencermati data harga produsen AS pada hari Selasa dan angka harga konsumen pada hari Rabu untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut mengenai inflasi. Emas batangan, yang sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, cenderung tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah.
Logam Mulia Lainnya
Perak spot naik 1,8% menjadi $27,94 per ons, platinum naik 2,2% menjadi $942,20 per ons, dan paladium naik sekitar 1,7% menjadi $919,36 per ons.
Sumber: Reuters
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
