Harga emas tetap stabil pada perdagangan Selasa pagi, dengan pasar yang cenderung berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed) terakhir tahun ini. Logam mulia ini diperdagangkan mendekati $2.650 per ons, mencerminkan suasana pasar yang menunggu kepastian dari bank sentral utama, termasuk Fed, Bank of Japan (BoJ), dan Bank of England (BoE).
Faktor Utama:
- Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga:
- The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Rabu.
- Fokus investor kini tertuju pada panduan kebijakan Fed untuk 2025, yang dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang arah kebijakan moneter AS di tengah prospek pertumbuhan global yang tidak pasti.
- Data Ekonomi AS yang Beragam:
- Aktivitas penyedia layanan AS menunjukkan pertumbuhan tercepat sejak Oktober 2021, sementara aktivitas manufaktur di New York mencatat penurunan terbesar sejak Mei 2023.
- Data yang beragam ini memperkuat spekulasi bahwa pelonggaran kebijakan moneter akan berlanjut, mendukung sentimen positif untuk emas.
- Kinerja Emas pada 2023:
- Emas telah mengalami kenaikan 29% sepanjang tahun ini, menjadikannya berada di jalur untuk kenaikan tahunan terbesar sejak 2010.
- Pendorong utama kenaikan harga adalah pelonggaran moneter di AS, meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketidakpastian global, dan pembelian emas oleh bank sentral dunia.
- Perkembangan Global:
- Pertemuan kebijakan moneter Jepang dan Inggris yang dijadwalkan minggu ini juga menjadi sorotan, dengan potensi dampak terhadap pasar global.
- Suku bunga yang lebih rendah secara global memberikan dukungan tambahan untuk logam mulia, yang sering dilihat sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.
Pergerakan Pasar Saat Ini:
- Harga emas spot: Stabil di $2.651,93 per ons pada pukul 7:57 pagi waktu Singapura.
- Indeks Bloomberg Dollar Spot: Tidak berubah, mencerminkan stabilitas dolar AS.
- Logam mulia lainnya:
- Perak dan paladium sedikit melemah.
- Platinum menunjukkan pergerakan mendatar.
Outlook Pasar:
Dengan hampir seluruh pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga Fed, fokus utama adalah pada prospek kebijakan moneter di tahun-tahun mendatang. Apabila Fed memberikan sinyal pelonggaran lebih lanjut, emas berpotensi melanjutkan reli, meskipun pergerakan harga dapat tetap volatil dalam jangka pendek.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
