Harga emas mengalami penurunan tajam pada Senin sore, karena kekhawatiran akan kondisi geopolitik yang mereda mengurangi permintaan terhadap logam sebagai aset safe haven.
Pada perdagangan hari Senin, harga emas untuk pengiriman Juni turun sebesar US$66,80 menjadi US$2,347.00 per ons, menurun dari rekor penutupan pada Jumat sebesar US$2,413.80.
Penurunan ini terjadi seiring redanya kekhawatiran akan perluasan konflik di Timur Tengah setelah Israel memberikan respons yang terkendali terhadap serangan rudal dan pesawat tak berawak yang dilakukan oleh Iran awal bulan ini. Selain itu, selera risiko investor juga melambat menjelang rilis data PCE (Personal Consumption Expenditures) AS pada hari Jumat, yang merupakan ukuran inflasi yang dipilih oleh Federal Reserve.
Indeks dolar ICE terakhir terlihat turun 0,3 poin menjadi 106,13, yang sering kali memiliki kebalikan arah dengan pergerakan harga emas.
Imbal hasil Treasury juga turun tipis, dengan imbal hasil obligasi dua tahun AS turun menjadi 4,976%, turun 2,3 basis poin, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun turun 0,2 basis poin menjadi 4,624%.
Referensi: MT Newswires
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
