Emas Tembus $3.240 di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang & Imbal Hasil Turun

Harga emas melonjak tajam dan menutup sesi Selasa (9/4) dengan penguatan signifikan, seiring meningkatnya kecemasan pasar terhadap kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump serta pelemahan imbal hasil obligasi.


🔍 Sorotan Utama:

🔸 Rekor Baru Harga Emas

  • XAU/USD naik >6,5% menjadi $3.240 per troy ounce, ditopang lonjakan permintaan safe haven.

🔸 Pemicu Utama Lonjakan

  • Kekhawatiran perang dagang memburuk: Trump akan kenakan tarif pada sektor farmasi.
  • Tiongkok hentikan pengiriman jet Boeing → menambah ketegangan global.

🔸 Dukungan dari Pasar Obligasi

  • Imbal hasil obligasi AS 10-tahun turun jadi 4,339% (↓ 4,5 bps).
  • Imbal hasil riil 10-tahun turun ke 2,149% → membuat emas lebih menarik karena biaya peluang lebih rendah.

🔸 Data Ekonomi AS Campuran

  • Indeks Manufaktur NY Empire: membaik ke -8,1 (vs -20 sebelumnya), tapi masih di zona kontraksi.
  • Harga input naik, prospek enam bulan memburuk.
  • Harga impor stagnan.

🔸 Fokus Pasar ke Data Selanjutnya

  • Penjualan Ritel Maret (rilis Rabu): diperkirakan naik dari 0,6% → 1,3% MoM.
  • Namun, kelompok kontrol diperkirakan turun, mengindikasikan pengurangan konsumsi rumah tangga.
  • Data Produksi Industri Maret diperkirakan kontraksi -0,2%.

🔸 Prospek Kebijakan Moneter

  • Pasar memperkirakan pencairan suku bunga sebesar 85 bps sepanjang 2025.
  • Pemangkasan pertama diperkirakan terjadi pada bulan Juli.
  • Fokus minggu ini juga pada pidato Ketua The Fed Jerome Powell.

📊 Kesimpulan
Ketegangan perdagangan yang meningkat, pelemahan obligasi, serta ekspektasi pelonggaran moneter terus mengangkat daya tarik emas. Dengan dinamika global yang belum stabil, logam mulia ini tetap menjadi aset andalan di tengah badai ekonomi.

(Sumber: FXStreet)

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.