Harga emas stabil setelah melonjak melampaui $2.400 per ons di sesi sebelumnya, didorong oleh inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunganya.
Harga Pasar
- Emas Spot: Turun 0,1% menjadi $2,412.47 per ounce pada pukul 8:53 pagi waktu Singapura.
- Indeks Bloomberg Dollar Spot: Sedikit berubah setelah jatuh 0,5% di sesi sebelumnya.
- Perak: Tergelincir setelah kenaikan 2,1% pada hari Kamis.
- Paladium: Turun.
- Platinum: Stabil.
Faktor Pendukung
- Inflasi AS Lebih Rendah: AS melaporkan pertumbuhan harga konsumen inti paling lambat sejak tahun 2021, yang tidak termasuk energi dan makanan.
- Ekspektasi Penurunan Suku Bunga: Data inflasi yang lebih rendah ini mendorong spekulasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunganya pada bulan September, dengan setidaknya dua penurunan suku bunga diperkirakan terjadi pada tahun 2024.
- Pembelian Bank Sentral: Pembelian emas yang kuat oleh bank sentral terus mendukung harga logam mulia ini.
- Permintaan Aset Safe Haven: Peningkatan permintaan aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik dan pembelian oleh konsumen Tiongkok.
Pengaruh Pasar
- Kenaikan Terbesar Sejak Maret: Emas melonjak 1,9% pada hari Kamis, kenaikan terbesar sejak Maret, setelah data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.
- Rekor Tertinggi: Emas mendekati level tertinggi sepanjang masa di $2,450.07 yang dicapai pada bulan Mei, dengan peningkatan sebesar 17% tahun ini.
- Sentimen Investor: Investor semakin tertarik untuk meningkatkan eksposur mereka terhadap emas, berdasarkan pandangan bahwa The Fed kemungkinan akan segera menurunkan suku bunganya.
Kesimpulan
Emas stabil di atas $2.400 setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan mendorong spekulasi penurunan suku bunga oleh The Fed. Dukungan terus datang dari pembelian bank sentral, permintaan aset safe haven, dan pembelian oleh konsumen Tiongkok. Dengan pasar yang sekarang melihat kemungkinan besar The Fed akan melakukan langkah pada bulan September, investor semakin meningkatkan eksposur mereka terhadap emas.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
