Harga Minyak Masih Naik, Efek Komentar Trump Terhadap Iran

PT Rifan Financindo Berjangka – Ketegangan geopolitik dan kondisi pasokan energi global kembali menjadi perhatian investor, terutama setelah pernyataan terbaru dari Presiden AS Donald Trump soal Iran. Harga minyak mentah dunia pun kembali mencatatkan penguatan tipis setelah sempat terkoreksi tajam.


🛢️ Harga Minyak Pulih Tipis di Tengah Volatilitas

Harga minyak Brent kontrak Agustus naik 0,1% ke US$67,88 per barel, sementara WTI naik 0,2% menjadi US$65,17 per barel pada Kamis pagi (26/6/2025), waktu Singapura. Ini melanjutkan penguatan dari hari sebelumnya, di mana Brent sempat menguat 0,8%.


⚠️ Tekanan Mingguan Masih Terasa Akibat Gencatan Senjata

Meski ada kenaikan, pasar minyak global masih dibayangi oleh koreksi tajam awal pekan ini, ketika Iran dan Israel menyepakati gencatan senjata. Kesepakatan tersebut mengurangi risiko gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah, membuat harga minyak anjlok tajam selama dua hari, menandai penurunan mingguan terbesar sejak 2022.


🇺🇸 Komentar Trump Kembalikan Sentimen Pasar

Presiden Trump kembali menegaskan bahwa strategi tekanan maksimum terhadap Iran tetap berlaku, meskipun konflik fisik mereda. Ia membuka peluang negosiasi, tetapi memastikan bahwa sanksi ekonomi dan pembatasan ekspor Iran masih akan berjalan ketat.

Pernyataan ini disambut pasar sebagai sinyal bahwa pasokan energi dari Iran belum akan sepenuhnya pulih, memicu sentimen bullish terbatas terhadap harga minyak.


📉 Data EIA: Cadangan Minyak AS Turun 5 Pekan Beruntun

Faktor lain yang mendukung kenaikan harga adalah data dari Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan penurunan cadangan minyak AS sebesar 5,84 juta barel. Penurunan ini termasuk di pusat penyimpanan utama di Cushing, Oklahoma, dan mencatat level musiman terendah dalam 11 tahun terakhir.


🛢️ Opsi Rusia Buka Peluang Kenaikan Produksi

Namun, pasar juga mulai mencermati potensi pembatasan reli harga dari sisi pasokan. Rusia dilaporkan mempertimbangkan kenaikan produksi jika aliansi OPEC+ menilai pasokan global mencukupi. Hal ini berpotensi mengimbangi sentimen positif jika permintaan belum pulih secara signifikan.


🎯 Implikasi bagi Investor

Kondisi pasar energi saat ini menunjukkan pentingnya memantau dinamika geopolitik dan kebijakan produsen besar. Harga minyak mungkin tidak lagi bergerak semata karena pasokan, tetapi juga oleh narasi politik dan sentimen pasar yang berubah cepat.

Investor disarankan tetap waspada terhadap potensi volatilitas harga komoditas energi, sambil mempertimbangkan strategi diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko gejolak pasar mendadak.

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.