Emas Stabil Karena Tingginya Inflasi AS Meredam Ekspektasi Penurunan Suku Bunga

Emas berada dalam posisi stabil setelah mengalami penurunan mingguan, sementara para pedagang menunggu pertemuan Federal Reserve AS pada pertengahan pekan ini, di mana para pembuat kebijakan diperkirakan akan mengonfirmasi niat mereka untuk mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Harga emas batangan diperdagangkan mendekati $2,335 per ons setelah turun lebih dari 2% minggu lalu. Data pada Jumat menunjukkan bahwa ukuran inflasi yang menjadi pilihan bank sentral AS meningkat secara signifikan di bulan Maret. Para pedagang swap saat ini hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini, jauh di bawah perkiraan awal yang sekitar enam seperempat poin. Kenaikan suku bunga biasanya memiliki dampak negatif pada harga emas karena emas tidak memberikan bunga.

Pasar valuta asing juga menjadi sorotan, dengan spekulasi bahwa pemerintah Jepang mungkin mulai membeli yen untuk mendukungnya setelah mata uang tersebut mencapai titik terendah dalam lebih dari tiga dekade terhadap dolar. Tindakan ini dapat melemahkan dolar AS dan berpotensi mendorong harga emas.

Meskipun ekspektasi penurunan suku bunga The Fed mengendur, harga emas telah naik lebih dari 13% tahun ini, mencapai rekor tertinggi pada awal bulan ini. Kenaikan ini didukung oleh pembelian oleh bank sentral dan permintaan yang kuat dari pasar Asia, terutama Tiongkok.

Harga emas di pasar spot stabil di sekitar $2,334.87 per ons pada pukul 8:33 pagi di Singapura, setelah mengalami penurunan minggu lalu. Indeks Bloomberg Dollar Spot bergerak mendatar setelah dua minggu kenaikan. Perak dan platinum tetap stabil, sementara paladium mengalami penurunan.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.