PT Rifan Financindo Berjangka – Harga emas dunia terkoreksi pada perdagangan sesi Asia, setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah menyetujui gencatan senjata penuh. Pengumuman tersebut memicu aksi jual pada aset safe haven, termasuk emas.
Dalam unggahan di platform Truth Social pada pukul 18.00 waktu Timur AS, Trump menyatakan bahwa kedua negara “telah menyelesaikan misi terakhir mereka” dan gencatan senjata total akan mulai berlaku dalam enam jam ke depan.
🔻 Emas Terkoreksi
Harga emas spot turun 0,6% menjadi $3.347,37 per troy ounce, seiring berkurangnya kekhawatiran investor atas potensi konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
Sebelumnya, ketegangan yang meningkat antara Iran dan Israel telah mendorong lonjakan harga emas hingga mendekati level tertinggi sepanjang masa. Namun dengan pengumuman gencatan senjata, permintaan terhadap aset lindung nilai mulai menyusut, dan pelaku pasar kembali melirik instrumen berisiko seperti saham.
📉 Prospek Jangka Pendek
Analis memperingatkan bahwa apabila proses perdamaian ini berjalan stabil, harga emas berpotensi terus mengalami tekanan dalam jangka pendek. Meski demikian, investor tetap akan memantau apakah gencatan senjata ini benar-benar bertahan dan diterapkan secara penuh.
“Jika situasi benar-benar tenang, emas bisa kehilangan salah satu faktor pendukung utamanya dalam beberapa bulan terakhir,” ujar seorang analis dari Asia Futures.
📌 Kesimpulan:
Gencatan senjata yang diumumkan oleh Trump menjadi angin segar bagi stabilitas global, namun justru menjadi badai kecil bagi pasar logam mulia. Kini pasar bersiap menyambut babak baru yang penuh harapan namun tetap dibayangi kehati-hatian.
Sumber: Newsmaker, Bloomberg, FXStreet
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
