Emas tetap stabil di sekitar $3.000 per ons pada hari Selasa (18/3), setelah data ekonomi AS mengindikasikan kemungkinan perlambatan pertumbuhan, yang meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.
๐ Faktor-Faktor Utama Penggerak Harga Emas:
๐น Data AS Memicu Kekhawatiran Ekonomi
- Penjualan ritel AS naik di bawah ekspektasi pada Februari.
- Revisi data Januari menunjukkan penurunan terbesar sejak Juli 2021.
- Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun menurun, meningkatkan daya tarik emas yang tidak berbunga.
๐น Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Federal Reserve
- Data ekonomi yang lemah belum mengubah secara signifikan taruhan investor pada pemangkasan suku bunga.
- Namun, sentimen konsumen memburuk dan tekanan finansial meningkat, terutama di tengah risiko perang dagang yang diperburuk oleh kebijakan Presiden Donald Trump.
๐น Emas Sebagai Aset Safe Haven
- Prospek ekonomi yang tidak pasti mendorong emas sebagai penyimpan nilai.
- Harga emas naik lebih dari 14% sepanjang tahun ini, mempertahankan reli tahunan yang kuat sejak 2024.
- Bank-bank besar menaikkan target harga emas dalam beberapa pekan terakhir.
๐ Harga Emas Spot: $3.001,46 per ons (stabil)
๐ Indeks Bloomberg Dollar Spot: Datar
๐ Logam Mulia Lainnya:
- Perak sedikit turun
- Platinum dan paladium stabil
(Sumber: Bloomberg)
PT Rifan Financindo Berjangka โ Kvn
