Harga emas terus mempertahankan kenaikannya selama dua hari berturut-turut, didukung oleh spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin segera memangkas suku bunganya setelah pernyataan dari Ketua Fed Jerome Powell.
Harga Pasar
- Emas Spot: Naik 0,1% menjadi $2,373.35 per ounce pada pukul 8:53 pagi waktu Singapura.
- Perak: Naik tipis menuju $31 per ounce.
- Platinum dan Paladium: Datar.
Faktor Pendukung
- Pernyataan Ketua Fed Jerome Powell: Powell menyatakan kepada Kongres bahwa inflasi sedang surut dan bahwa bank sentral tidak memerlukan inflasi di bawah 2% sebelum melakukan pemotongan suku bunga.
- Ekspektasi Penurunan Suku Bunga: Para pedagang swap sekarang memperkirakan dua penurunan suku bunga pada tahun 2024, yang membantu mendukung harga emas.
Pengaruh Pasar
- Pembelian Bank Sentral: Pembelian emas oleh bank sentral terus mendukung harga logam mulia ini.
- Ketegangan Geopolitik: Peningkatan ketegangan geopolitik juga memberikan dorongan terhadap permintaan emas sebagai aset safe haven.
- Data Inflasi AS: Data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Kamis, di mana pembacaan indeks harga konsumen diperkirakan menunjukkan kenaikan lebih kecil sebesar 0,1% di bulan Juni, dapat mendukung kemungkinan penurunan suku bunga di bulan September.
Kesimpulan
Harga emas stabil di tengah spekulasi penurunan suku bunga oleh The Fed setelah pernyataan Jerome Powell. Pasar tetap fokus pada data inflasi AS yang akan dirilis segera, yang diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter di masa depan.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
