Vietnam Siapkan Bursa Emas Daring Pertama dalam Satu Dekade
Vietnam berencana meluncurkan bursa emas online dan memberikan izin impor emas mulai Oktober 2025.
Langkah ini menjadi yang pertama dalam lebih dari sepuluh tahun, dengan tujuan menstabilkan harga emas domestik yang melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Tujuan Kebijakan: Stabilisasi & Dorongan Ekonomi
Menurut ekonom lokal, pembukaan bursa emas ini bertujuan:
- Menyeimbangkan permintaan dan pasokan emas.
- Memobilisasi sumber daya swasta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
- Menjadi instrumen stabilisasi makroekonomi, di tengah risiko ekspansi kredit yang berpotensi menciptakan gelembung aset.
Opsi Perdagangan Emas: Bursa Baru atau MEV
Bank Sentral Vietnam (State Bank of Vietnam/SBV) saat ini mempelajari model internasional untuk pembentukan bursa emas.
Alternatif lain, perdagangan emas dapat dilakukan melalui Mercantile Exchange of Vietnam (MEV) atau pusat keuangan internasional yang sedang direncanakan pemerintah.
Harga Emas Domestik Melonjak Drastis
Emas menjadi instrumen investasi populer di Vietnam, namun tahun ini harganya naik lebih dari 60%, dan kini 23% lebih tinggi dari harga internasional.
Upaya sebelumnya berupa lelang dan distribusi emas melalui bank belum cukup menekan harga di pasar domestik.
Kebijakan Baru: Impor Emas & Akhir Monopoli SBV
Berdasarkan dekret pemerintah (26 Agustus 2025):
- Perusahaan yang memenuhi syarat akan diberikan lisensi impor emas mulai 10 Oktober 2025.
- Kuota tahunan akan ditetapkan oleh SBV.
- Monopoli bank sentral dalam produksi emas batangan resmi diakhiri, demi meningkatkan transparansi dan daya saing pasar.
Risiko Nilai Tukar & Stabilitas Keuangan
Ekonom Hanoi, Vo Tri Thanh, menilai kebijakan impor emas akan menekan harga domestik dan mempersempit selisih dengan harga global.
Namun, ia mengingatkan adanya risiko tekanan pada nilai tukar dong karena impor emas membutuhkan aliran keluar dolar AS dalam jumlah besar.
Fokus pada Transparansi & Regulasi
SBV berjanji memperketat pengawasan terhadap perusahaan perdagangan emas untuk mencegah:
- Pencucian uang.
- Spekulasi berlebihan.
- Penyelundupan emas.
- Praktik ilegal lainnya.
Kasus hukum terbaru bahkan menjerat mantan CEO Saigon Jewellery terkait dugaan penggelapan dan penyalahgunaan wewenang.
Implikasi bagi Investor
- Investor emas global perlu mencermati dampak kebijakan ini terhadap permintaan emas internasional.
- Investor Vietnam bisa mendapat akses lebih transparan, dengan harga domestik yang berpotensi lebih dekat dengan harga global.
- Risiko valuta asing tetap menjadi perhatian, terutama bagi investor yang berfokus pada aset berbasis dolar.
Sumber: CNBC Indonesia
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
