Emas Catat ATH di Tengah Harapan Cut Rate & Pelemahan Dolar

Harga emas kembali mencatat rekor sepanjang masa (all-time high/ATH) pada Selasa (2/9), memperpanjang reli ke hari keenam berturut-turut. Sentimen didorong oleh pelemahan dolar AS serta meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan ini.


🔑 Pergerakan Pasar

  • Emas spot naik 0,5% ke $3.493,99/oz pada 03:48 GMT, setelah sempat menyentuh rekor baru di $3.508,50 di awal sesi.
  • Kontrak berjangka emas AS Desember naik 1,4% ke $3.564,40.
  • Perak spot stabil di $40,71/oz, setelah sehari sebelumnya mencatat level tertinggi sejak 2011.

🏦 Faktor Pendorong

  • Ekspektasi cut rate: Menurut CME FedWatch, pasar kini memberi probabilitas 90% The Fed memangkas suku bunga 25 bps pada 17 September.
  • Dolar AS melemah (DXY) ke level terendah dalam lebih dari sebulan, membuat emas lebih murah bagi pembeli global.
  • Data inflasi PCE Jumat lalu naik 0,2% m/m dan 2,6% y/y, sesuai ekspektasi, sehingga tidak menghalangi ekspektasi dovish.

⚖️ Drama Politik & Independensi The Fed

  • Analis Kyle Rodda (Capital.com) menilai latar belakang ekonomi yang melemah dan krisis kepercayaan pada aset dolar menjadi faktor utama reli emas.
  • Presiden AS Donald Trump kembali menyerang independensi The Fed, mengkritik Ketua Jerome Powell serta isu renovasi mahal kantor pusat.
  • Trump juga membela pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook oleh Gedung Putih, meski menuai kontroversi hukum.
  • Menteri Keuangan Scott Bessent menegaskan The Fed seharusnya independen, namun menyebut bank sentral telah “membuat banyak kesalahan.”

🔭 Fokus Pasar

Investor kini menantikan rilis data non-farm payrolls (NFP) AS pada Jumat, yang diperkirakan menjadi faktor kunci dalam menentukan besaran pemangkasan suku bunga akhir bulan ini.

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Sumber:

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.