Harga emas melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari empat bulan pada Senin (1/9), didorong spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga bulan ini, yang meningkatkan daya tarik emas batangan sebagai aset lindung nilai.
Sementara itu, perak tembus di atas US$40 per ons untuk pertama kalinya sejak September 2011, mencatat level tertinggi dalam lebih dari satu dekade.
🔑 Pergerakan Pasar Logam Mulia
- Pada 02:38 GMT, emas spot naik 0,7% ke $3.470,69 per ons, tertinggi sejak 23 April.
- Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember menguat 0,8% ke $3.543,70.
- Perak spot melesat 1,6% ke $40,31 per ons, level tertinggi dalam 14 tahun.
- Platinum naik 0,9% ke $1.376,95, sedangkan paladium menguat 0,8% ke $1.118,12.
🏦 Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga
- Komentar Mary Daly (The Fed San Francisco) yang dovish pada akhir pekan membantu pasar mengabaikan kenaikan PCE inti AS (+0,2% m/m, +2,6% y/y).
- Daly menyatakan dukungan pada pemangkasan suku bunga, mempertimbangkan risiko pelemahan pasar tenaga kerja.
- Menurut CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan 87% peluang The Fed memangkas suku bunga 25 bps bulan ini.
🌍 Faktor Lain yang Mempengaruhi Pasar
- Putusan pengadilan banding AS yang menyatakan sebagian besar tarif era Trump ilegal menekan dolar AS, memberi dorongan tambahan pada harga emas.
- Meski demikian, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menegaskan pemerintahan Trump tetap melanjutkan pembicaraan dagang.
- Investor kini menanti rilis data non-farm payrolls (NFP) AS pada Jumat, yang bisa menjadi penentu besar kecilnya pemangkasan suku bunga The Fed akhir bulan ini.
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
Sumber:
