Harga emas kembali menunjukkan ketangguhannya di tengah gejolak pasar global. Meski tekanan dari penguatan dolar AS masih terasa, kekhawatiran akan perang dagang global membuat logam mulia ini tetap diminati sebagai aset safe haven.
🟡 Emas Stabil Usai Koreksi Tajam
Harga spot gold diperdagangkan stabil di level $3.337,30 per troy ounce pada Selasa pagi waktu Asia, menyusul penurunan tajam 1,2% pada awal pekan. Stabilitas harga ini mencerminkan meningkatnya permintaan lindung nilai, meski kekuatan dolar menjadi penghambat utama reli lanjutan.
“Kombinasi ketegangan perdagangan dan pasar keuangan yang gelisah menciptakan dukungan dasar bagi emas,” ujar analis logam dari Newsmaker Research.
🚨 Tarif 25% Bikin Pasar Global Cemas
Pemicu utama pergerakan ini datang dari Presiden AS Donald Trump, yang pada Senin malam mengumumkan tarif impor baru sebesar 25% terhadap barang dari Jepang dan Korea Selatan. Trump menyebut bahwa negara-negara mitra dagang lainnya juga bisa dikenai tarif jika tidak segera menyepakati kesepakatan baru dengan AS.
Namun, batas waktu penerapan tarif tersebut diperpanjang hingga 1 Agustus, memberi ruang negosiasi tambahan. Langkah ini memicu kekhawatiran pasar terhadap kontraksi perdagangan global, serta meningkatkan volatilitas pasar mata uang dan komoditas.
💵 Dolar AS Masih Jadi Penahan Reli Emas
Indeks Bloomberg Dollar Spot sempat menguat 0,5% pada Senin, sebelum turun tipis 0,1% di Selasa pagi. Dolar yang lebih kuat biasanya menekan harga emas karena membuatnya lebih mahal bagi pembeli internasional. Meski begitu, permintaan emas tetap terjaga di tengah risiko sistemik yang terus meningkat.
⚙️ Dampak ke Logam Lain
- Perak dan paladium bergerak relatif stabil.
- Platinum justru mengalami koreksi tipis, mengikuti kekhawatiran sektor industri otomotif yang terpapar kebijakan tarif.
- Minyak mentah dan komoditas industri lainnya juga diperdagangkan fluktuatif, mencerminkan ketidakpastian arah pasar global.
🔍 Outlook: Risiko Tarif & Fed Jadi Kunci
Pelaku pasar kini fokus pada dua hal utama:
- Kelanjutan kebijakan tarif Trump – apakah akan berlaku penuh pada Agustus, atau ada pembatalan mendadak.
- Kebijakan The Fed – apakah laporan ketenagakerjaan minggu ini cukup lunak untuk membuka peluang pemangkasan suku bunga.
Kesimpulan:
Emas tetap menjadi pilihan utama investor global saat badai kebijakan perdagangan kembali mengguncang pasar. Selama ketidakpastian ini belum mereda, harga emas diperkirakan akan tetap solid, dengan dukungan tambahan dari bank sentral dunia dan pelemahan bertahap dolar AS.
Sumber:
