Minyak Stabil Pasca Trump Mengatakan Iran Ingin Berunding

Harga Minyak mentah berjangka sedikit berubah pada hari Rabu (18/6), setelah Presiden Donald Trump mengatakan Iran ingin berunding mengenai program nuklirnya pasca serangan udara Israel selama enam hari.
Harga Minyak mentah berjangka AS naik 30 sen, atau 0,4%, ditutup pada $75,14 per barel, sementara patokan global Brent naik 25 sen, atau 0,25%, ditutup pada $76,70 per barel. Harga telah melonjak lebih dari 4% pada hari Selasa setelah Trump menyerukan penyerahan diri tanpa syarat Iran.
Presiden mengatakan kepada wartawan di luar Gedung Putih pada hari Rabu bahwa Iran telah menghubunginya dan menyarankan agar mereka mengirim delegasi ke Gedung Putih untuk berunding.
“Mereka ingin berunding,” kata Trump. “Mereka bahkan menyarankan agar mereka datang ke Gedung Putih. Itu tindakan yang berani. Sepertinya tidak mudah bagi mereka untuk melakukannya.” Trump mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa ia sedang mempertimbangkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran, meskipun ia mengindikasikan bahwa belum ada keputusan akhir yang dibuat mengenai apakah akan menyerang atau tidak.(yds)
Sumber: CNBC

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.