BTN Akuisisi Bank Victoria Syariah Senilai Rp1,6 Triliun

PT Rifan Financindo Berjangka – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bersiap untuk mengakuisisi PT Bank Victoria Syariah (BVS) dengan nilai transaksi mencapai Rp1,6 triliun. Akuisisi ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 26 Maret 2025.

1. Akuisisi untuk Spin-Off Bisnis Syariah

Langkah akuisisi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi spin-off unit usaha syariah BTN, dengan tujuan mengembangkan segmen perbankan syariah, khususnya dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah.

Direktur Utama BTN, Nixon Napitupulu, mengungkapkan bahwa nilai akuisisi tersebut mencakup Surat Berharga Negara (SBN) dan loan equity milik BVS.

“Pasti, langsung ke KPR syariah. Ikut gaya BTN,” ujar Nixon.

2. Proses Akuisisi dan Target Operasional

Setelah mendapat persetujuan pemegang saham, BTN memiliki dua bulan untuk merampungkan persyaratan transaksi. Dengan demikian, perpindahan kepemilikan BVS ke BTN diperkirakan terjadi pada Mei atau Juni 2025.

Setelah transaksi selesai, BTN akan segera mengintegrasikan unit usaha syariahnya ke dalam BVS. Targetnya, BTN Syariah mulai beroperasi setelah Oktober 2025.

“Setelah kita bayar [Victoria Syariah], kemudian dikosongkan [kredit dan DPK] sesuai perjanjian. Lalu, Oktober baru kita turunkan BTN Syariah ke sana,” jelas Nixon.

3. BTN Akan Kuasai 100% Saham BVS

BTN akan mengambil alih 100% saham BVS yang saat ini dimiliki oleh:

  • PT Victoria Investama Tbk. (VICO) – 80,18%
  • PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) – 19,80%
  • Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta – 0,0016%

Dengan akuisisi ini, BTN akan menjadi pemilik penuh BVS dengan total nominal sebesar Rp1,06 triliun. Pendanaan akuisisi akan bersumber dari dana internal BTN sesuai dengan rencana bisnis bank.

4. Potensi Bank Victoria Syariah dalam Ekspansi BTN Syariah

BVS dipilih karena memiliki skala yang cukup kuat sebagai bank umum syariah dengan pertumbuhan bisnis yang stabil. Berdasarkan laporan keuangan triwulan III-2024, aset BVS mencapai Rp3,32 triliun, naik 8,02% YoY dibandingkan tahun sebelumnya.

Akuisisi ini diharapkan akan memperkuat posisi BTN dalam sektor perbankan syariah, khususnya di segmen KPR syariah, yang terus berkembang di Indonesia. Investor dan pelaku pasar keuangan perlu mencermati perkembangan ini, karena ekspansi BTN Syariah dapat menjadi katalis positif bagi kinerja BTN ke depan. 🚀

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.