IHSG Ambruk Lagi, Asing Lepas Triliunan Rupiah di Saham-Saham Ini

PT Rifan Financindo Berjangka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah signifikan pada perdagangan Selasa (17/12/2024), mencatatkan penurunan sebesar 1,39% dan ditutup pada posisi 7.157,73. Volume transaksi mencapai 18,58 miliar saham dengan nilai total Rp11,80 triliun, melibatkan lebih dari 1,08 juta transaksi.

Sebanyak 441 saham tercatat melemah, hanya 157 saham yang berhasil menguat, dan 188 saham stagnan. Penurunan IHSG ini juga diiringi oleh aksi jual besar-besaran dari investor asing dengan net sell mencapai Rp1,63 triliun di seluruh pasar, yang meliputi Rp1,54 triliun di pasar reguler dan Rp89,45 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Berikut daftar saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing pada perdagangan Selasa:


1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)

Saham BBRI memimpin aksi jual asing dengan nilai net sell mencapai Rp652,78 miliar. Penurunan ini menandakan tekanan besar terhadap sektor perbankan, yang menjadi salah satu motor penggerak IHSG.


2. Bank Central Asia (BBCA)

Saham BBCA berada di posisi kedua dengan net foreign sell sebesar Rp407,78 miliar. Meski dikenal sebagai saham defensif, aksi jual besar-besaran ini mengindikasikan kekhawatiran asing terhadap prospek jangka pendek sektor perbankan.


3. Bank Negara Indonesia (BBNI)

BBNI juga terkena dampak aksi jual dengan nilai mencapai Rp123,10 miliar, menunjukkan tekanan yang merata pada saham perbankan.


4. Alamtri Resources Indonesia (ADRO)

Saham sektor tambang seperti ADRO mencatatkan net sell sebesar Rp62,47 miliar, di tengah volatilitas harga komoditas global.


5. United Tractors (UNTR)

UNTR dilepas oleh asing dengan nilai Rp54,35 miliar, menandai pelemahan sektor alat berat dan pertambangan.


6. GoTo Gojek Tokopedia (GOTO)

Saham teknologi GOTO mencatatkan net sell sebesar Rp37,13 miliar, seiring dengan tren pelemahan sektor teknologi di tengah kenaikan suku bunga global.


7. Telkom Indonesia (TLKM)

Saham TLKM mengalami net sell sebesar Rp36,11 miliar, meskipun merupakan salah satu emiten besar di sektor telekomunikasi.


8. Bank Mandiri (BMRI)

BMRI turut dilepas oleh asing dengan net sell mencapai Rp28,27 miliar, memperlihatkan tekanan lanjutan pada saham bank milik pemerintah.


9. Rukun Raharja (RAJA)

RAJA mencatatkan net sell sebesar Rp26,31 miliar, mencerminkan pelemahan pada saham sektor energi dan utilitas.


10. Merdeka Copper Gold (MDKA)

Saham MDKA juga dilepas asing dengan nilai Rp24,25 miliar, tertekan oleh ketidakpastian harga logam global.


Dampak Terhadap Strategi Investasi

Penurunan IHSG dan aksi jual asing ini menunjukkan sentimen negatif yang tengah melanda pasar. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memantau perkembangan berita global, terutama terkait kebijakan moneter dan pergerakan komoditas. Diversifikasi portofolio dan fokus pada saham-saham dengan fundamental kuat dapat menjadi strategi untuk menghadapi volatilitas yang tinggi di pasar.

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.