Harga emas mengalami kenaikan pada awal sesi perdagangan Asia, menjelang rilis data ekonomi utama AS, termasuk laporan tenaga kerja untuk November.
Laporan ini diantisipasi karena dapat memberikan wawasan baru terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve. Tito Iakopa, Direktur Komersial FlowCommunity, mengatakan bahwa “Emas cenderung melemah saat suku bunga naik, karena logam ini tidak memberikan imbal hasil.”
Meskipun demikian, ketegangan geopolitik yang terus berlangsung, terutama terkait konflik Rusia-Ukraina, memberikan dukungan terhadap permintaan emas sebagai aset safe haven.
Pada pagi ini, harga emas spot tercatat naik 0,1% menjadi $2.642,32 per ons.
Sumber: Dow Jones Newswires
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
