Harga emas naik tipis di sesi Asia awal, didukung oleh ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah, yang meningkatkan permintaan terhadap logam mulia ini sebagai aset safe haven.
Ketegangan tersebut menjaga harga emas tetap stabil pada level yang tinggi, mengingat belum adanya perkembangan signifikan dalam upaya gencatan senjata dan de-eskalasi. Hal ini disampaikan oleh Samer Hasn, analis pasar senior di XS.com, dalam sebuah email.
Ekspektasi terhadap kemungkinan tanggapan dari Iran dan Hizbullah terhadap Israel, setelah pembunuhan pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, dan komandan Hizbullah, Fuad Shukr, turut menjadi faktor pendorong harga emas.
Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi $2.449,68 per ons.
Sumber: Marketwatch
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
