Harga emas mempertahankan kenaikannya setelah data ekonomi AS yang buruk memperkuat prospek Federal Reserve untuk melakukan pelonggaran moneter segera pada bulan September.
Harga Pasar
- Spot Gold: Stabil di $2,357.27 per ounce pada pukul 8:20 pagi waktu Singapura.
- Indeks Bloomberg Dollar Spot: Sedikit berubah.
- Perak: Naik tipis setelah melonjak 3,3% pada hari Rabu.
- Platinum dan Paladium: Juga menguat.
Faktor Pendukung
- Data Ekonomi AS:
- Sektor Jasa: Mengalami kontraksi pada bulan Juni pada laju tercepat dalam empat tahun, dengan penurunan tajam dalam aktivitas bisnis dan pesanan.
- Prospek Kebijakan Moneter:
- The Fed: Mempertahankan suku bunga kebijakan utama pada kisaran target 5,25% hingga 5,5%, level tertinggi dalam lebih dari dua dekade.
- Peluang Penurunan Suku Bunga: Pedagang swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 70% pada bulan September.
- Permintaan Safe Haven dan Pembelian Bank Sentral: Pembelian dari bank sentral dan permintaan akan aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah membantu mendukung harga emas.
Fokus Pasar
- Data Nonfarm Payrolls: Data yang akan dirilis akhir pekan ini akan membantu membangun gambaran yang lebih jelas mengenai perekonomian AS dan waktu pelonggaran kebijakan moneter yang diharapkan oleh The Fed.
Kesimpulan
Emas mempertahankan kenaikannya didukung oleh prospek pelonggaran moneter The Fed menyusul data ekonomi AS yang lemah. Dengan fokus pasar pada data nonfarm payrolls yang akan datang, logam mulia terus mendapatkan dukungan dari permintaan safe haven dan pembelian bank sentral.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
