Emas mengalami pelemahan pada Kamis (2/5) seiring kembalinya fokus pasar pada prospek suku bunga AS yang mungkin tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Para pedagang juga menantikan data ekonomi yang dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai jalur kebijakan Federal Reserve.
Harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi $2,306.69 per ons pada pukul 13:48 (17:48 GMT). Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Juni ditutup 0,1% lebih rendah pada level $2,309.6.
Keputusan Federal Reserve AS untuk mempertahankan suku bunga stabil pada hari Rabu memberikan sinyal bahwa bank sentral masih cenderung pada kebijakan pengurangan suku bunga. Namun, pernyataan tersebut juga mencerminkan “kurangnya kemajuan lebih lanjut” dalam mengendalikan laju inflasi.
Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang tinggi untuk menahan kenaikan harga dapat meningkatkan biaya kesempatan dari memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, harga perak di pasar spot mengalami kenaikan tipis sebesar 0,1% menjadi $26,66 per ons, sementara harga platinum spot naik 0,8% menjadi $957,50 per ons. Namun, paladium spot mengalami penurunan sebesar 1,3% menjadi $937,02 per ons.
Para pelaku pasar akan terus memperhatikan perkembangan terkait suku bunga dan inflasi, sambil menunggu isyarat lebih lanjut dari Federal Reserve serta dampaknya terhadap harga logam mulia.
Sumber: Reuters
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
