Harga Emas Turun Terkait Meningkatnya Kekhawatiran Suku Bunga Jelang Pertemuan Fed

Harga emas mengalami penurunan di pasar Asia pada hari Selasa (30/4), memperlihatkan pergerakan yang tetap rendah dibandingkan dengan puncak harga baru-baru ini. Kekhawatiran terkait prospek kenaikan suku bunga di Amerika Serikat untuk jangka waktu yang lebih lama semakin meningkat menjelang pertemuan Federal Reserve pekan ini.

Selain itu, penurunan permintaan sebagai tempat perlindungan juga menjadi beban tersendiri, terutama setelah laporan terbaru mengenai pembaharuan perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Hal ini menjadikan emas semakin rentan terhadap risiko yang dipicu oleh kenaikan suku bunga.

Harga emas di pasar spot turun sebesar 0,4% menjadi $2,326.45 per ons, sementara emas berjangka yang akan berakhir pada bulan Juni juga mengalami penurunan sebesar 0,9% menjadi $2,337.30 per ons pada pukul 00:44 ET (04:44 GMT). Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, harga emas masih mencatatkan kenaikan sebesar lebih dari 4% selama bulan April, memperpanjang tren kenaikan yang luar biasa yang terlihat pada bulan Maret.

Kekhawatiran akan sikap Federal Reserve menjadi fokus utama, di mana bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil dalam pertemuan mereka. Namun, ekspektasi bahwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan mengungkapkan pandangan yang lebih hawkish terhadap suku bunga, terutama setelah serangkaian pembacaan inflasi yang tinggi, menambah tekanan terhadap harga emas.

Tanda-tanda inflasi yang meningkat telah membuat sebagian besar pedagang mengabaikan ekspektasi penurunan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve. Saat ini, bank sentral diperkirakan hanya akan menurunkan suku bunga pada bulan September, atau bahkan mungkin kuartal keempat, jika memang ada, pada tahun ini.

Kenaikan suku bunga untuk jangka waktu yang lebih lama tentu menjadi pertanda buruk bagi emas, mengingat hal tersebut meningkatkan biaya peluang untuk berinvestasi dalam logam mulia ini. Selain itu, penguatan dolar AS, ditengah prospek suku bunga yang stabil, juga memberikan tekanan tambahan pada pasar logam mulia secara keseluruhan.

Selain emas, logam mulia lainnya juga mengalami pelemahan pada hari Selasa. Platinum berjangka turun sebesar 0,1% menjadi $959,05 per ons, sementara perak berjangka juga mengalami penurunan sebesar 1,8% menjadi $27,168 per ons.

Sumber: Investing.com

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.