Emas mempertahankan stabilitasnya di awal sesi Asia, meskipun mungkin akan terbebani oleh faktor teknis setelah mengalami reli baru-baru ini, menurut para analis. Menurut Fawad Razaqzada, seorang analis pasar di City Index dan FOREX.com, logam mulia secara teknis terlihat telah mencapai titik jenuh beli.
Razaqzada menyatakan melalui email bahwa emas perlu “mengatasi” kondisi overbought untuk mendorong terjadinya pembelian baru. Hal ini dapat dicapai melalui konsolidasi agar indikator momentum seperti indeks kekuatan relatif mulai melemah. Di sisi negatifnya, terdapat beberapa level support yang dapat menjadi titik acuan, termasuk di kisaran $2,222 per ons.
Harga emas spot mengalami sedikit perubahan, berada pada level $2,298.35 per ons.
Sumber: Dow Jones Newswires
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
