Ini 4 Risiko Jika Rekening Bank Tidak Digunakan atau Dormant


PT Rifan Financindo Berjangka – Menabung di bank merupakan pilihan yang aman dan praktis dibandingkan menyimpan uang tunai di rumah. Namun, tidak sedikit masyarakat yang memiliki lebih dari satu rekening untuk berbagai tujuan seperti menabung, menerima gaji, atau transaksi harian. Masalahnya, beberapa rekening tersebut sering kali tidak lagi digunakan dan tidak ditutup secara resmi.

Tanpa disadari, rekening yang tidak aktif dalam waktu lama bisa berubah status menjadi dormant (pasif), dan hal ini membawa sejumlah risiko. Mengutip penjelasan dari laman resmi BNI, berikut empat risiko jika rekening bank tidak digunakan dalam waktu lama.


1. Tidak Bisa Tarik Tunai dan Transfer

Rekening yang sudah berstatus dormant akan mengalami pembatasan transaksi. Nasabah tidak bisa melakukan penarikan tunai maupun pemindahbukuan atau transfer dana lewat e-channel seperti mobile banking, internet banking, atau ATM. Ini tentu sangat merepotkan jika sewaktu-waktu dana di rekening tersebut dibutuhkan.


2. Gagal Bertransaksi di Merchant atau EDC

Nasabah juga tidak bisa menggunakan kartu debit dari rekening dormant untuk bertransaksi di merchant atau mesin EDC (Electronic Data Capture). Aktivitas belanja pun terganggu karena kartu tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.


3. Fitur E-Channel Tidak Dapat Diaktifkan

Jika rekening sudah dinyatakan pasif, maka fitur e-channel tidak bisa diaktifkan kembali tanpa terlebih dahulu mengaktifkan ulang rekening di kantor cabang. Artinya, pengguna tidak bisa menggunakan layanan digital banking sebelum rekening kembali aktif.


4. Bisa Terima Transfer, Tapi Tetap Tidak Aktif

Meskipun masih bisa menerima transfer masuk dari bank lain atau melalui e-channel, status rekening dormant tidak otomatis berubah menjadi aktif. Artinya, rekening tersebut tetap tidak bisa digunakan untuk aktivitas lain hingga nasabah mengurus pengaktifan kembali secara langsung di bank.


Kesimpulan: Jangan Abaikan Rekening yang Tidak Digunakan

Penting bagi setiap nasabah untuk mengelola rekening dengan bijak, baik yang aktif maupun tidak terpakai. Jika memang tidak dibutuhkan lagi, sebaiknya rekening ditutup untuk menghindari potensi risiko dormant. Di sisi lain, pastikan rekening yang masih aktif digunakan selalu memiliki transaksi minimal dalam 6 bulan agar tetap bisa digunakan dengan optimal. Mengelola rekening secara cermat adalah bagian dari strategi keuangan yang sehat dan efisien.

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.