Harga emas naik tipis dalam perdagangan awal pekan yang bergejolak pada Senin (28/7), didorong oleh pelemahan dolar AS yang berhasil mengimbangi tekanan dari meningkatnya selera risiko pasar pasca pengumuman kesepakatan tarif antara AS dan Uni Eropa.
💵 Dolar Melemah, Emas Terangkat
Pada pukul 04:21 GMT:
- Emas spot naik 0,2% ke $3.342,62 per ons
- Emas berjangka AS juga naik 0,2% ke $3.342,90
Indeks dolar AS turun 0,1%, membuat emas—yang dihargakan dalam dolar—lebih murah bagi pembeli internasional.
🤝 AS dan UE Capai Kesepakatan Tarif Sementara
Pada hari Minggu, AS dan Uni Eropa menyepakati kerangka perdagangan yang menetapkan tarif 15% atas sebagian besar barang UE—turun dari ancaman sebelumnya yang mencapai 30%.
Kesepakatan ini:
- Menghindari eskalasi perang dagang transatlantik
- Mencakup hampir sepertiga perdagangan global
- Tidak mencakup beberapa isu penting seperti tarif untuk minuman beralkohol
Menurut Jigar Trivedi, analis senior Reliance Securities, kesepakatan ini memang meredam ketegangan, tetapi juga menekan harga emas karena meningkatkan minat risiko pasar.
🌍 Fokus Bergeser ke Pertemuan AS-China dan The Fed
Selain itu, negosiator perdagangan AS dan Tiongkok dijadwalkan bertemu di Stockholm untuk memperpanjang gencatan dagang dan membahas sengketa ekonomi yang belum selesai.
Sementara itu, investor tengah mencermati kebijakan Federal Reserve, yang dijadwalkan menggelar pertemuan dua hari hingga Rabu (30/7).
The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%–4,50%.
Presiden AS Donald Trump mengatakan telah melakukan pertemuan positif dengan Ketua Fed Jerome Powell, yang membuka spekulasi arah pelonggaran moneter ke depan.
🔧 Logam Lain Juga Naik
Harga logam mulia lainnya pada perdagangan pagi ini:
- Perak spot naik 0,2% ke $38,21 per ons
- Platinum melonjak 1,2% ke $1.417,67
- Paladium naik 2,9% ke $1.254,98
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
Sumber:
