Harga emas global kembali mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut pada Kamis, didorong oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap dampak ekonomi dari kebijakan tarif baru Presiden AS Donald Trump dan melemahnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Meski begitu, pasar masih tampak hati-hati dan belum menunjukkan keyakinan penuh terhadap potensi reli lanjutan.
Harga emas spot (XAU/USD) saat ini diperdagangkan mendekati area $3.330–$3.335 per troy ounce, bangkit dari level terendah satu setengah minggu yang sempat disentuh pada sesi sebelumnya di kisaran $3.282.
🔻 Dolar Melemah, Yield Turun
Dolar AS (USD) tergelincir dari level tertinggi dua minggunya setelah permintaan tinggi dalam lelang obligasi Treasury tenor 10 tahun pada Rabu menekan imbal hasil. Penurunan yield ini mendukung harga emas yang tidak memberikan bunga, dan membuatnya lebih menarik bagi investor global.
Selain itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini kembali menguat, meskipun pasar masih terpecah soal waktunya. Hal ini memberikan tambahan dukungan terhadap logam mulia, di tengah meningkatnya ketidakpastian makro akibat kebijakan perdagangan Trump.
⚖️ Pasar Masih Wait and See
Meski ada sentimen positif, pasar belum sepenuhnya yakin terhadap prospek reli lanjutan emas. Data ketenagakerjaan AS minggu lalu menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja lebih kuat dari perkiraan, meredam sebagian ekspektasi pelonggaran moneter agresif oleh The Fed.
“Risalah FOMC bulan Juni memperlihatkan bahwa hanya sebagian kecil pejabat Fed yang terbuka terhadap penurunan suku bunga dalam waktu dekat, terutama karena kekhawatiran inflasi dari tarif,” ujar analis Newsmaker Research.
Investor kini mencermati area $3.345–$3.346 sebagai level resistance kunci. Penembusan konsisten di atas kisaran ini dinilai perlu untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka pendek dan membuka ruang kenaikan lebih lanjut menuju rekor bulanan.
📈 Outlook Jangka Pendek
Dengan ketidakpastian mengenai:
- Keputusan tarif akhir Trump untuk mitra dagang besar,
- Arah suku bunga The Fed dalam beberapa bulan ke depan,
- Dan potensi volatilitas di pasar obligasi,
…maka harga emas diperkirakan akan tetap bergerak dalam kisaran sempit dengan kecenderungan bullish yang hati-hati.
Kesimpulan:
Meskipun emas menguat berkat pelemahan dolar dan turunnya yield, pasar tetap menunggu konfirmasi teknikal dan fundamental sebelum mengambil posisi lebih agresif. Resistance $3.346 menjadi penentu arah jangka pendek.
Sumber:
