Harga emas bergerak stabil di sesi awal perdagangan Asia pada Selasa (21/1), setelah para pedagang mengevaluasi pidato pelantikan Presiden AS Donald Trump. Dalam pidatonya, Trump menyoroti rencana untuk menandatangani perintah eksekutif terkait kebijakan perbatasan, energi, dan mengakhiri program keberagaman di pemerintahan federal. Namun, ia menahan diri untuk tidak segera mengumumkan tarif baru pada hari pelantikan tersebut.
Dampak Kebijakan Trump pada Pasar Komoditas
- Pidato yang Menenangkan Pasar
- Ketidakhadiran pengumuman tarif langsung memberikan “momen melegakan” bagi pasar komoditas yang sebelumnya khawatir akan dampak ekonomi dari kebijakan proteksionis Trump.
- Menurut ANZ Research, berita ini membantu meredakan tekanan pada harga beberapa komoditas, termasuk emas.
- Emas Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian
- Sebagai aset safe haven, emas cenderung diuntungkan dari ketidakpastian geopolitik. Namun, stabilitas harga saat ini mencerminkan respons pasar yang masih menunggu tindakan konkret dari pemerintahan baru Trump.
Harga dan Kondisi Pasar Saat Ini
- Harga emas spot: Bertahan di $2.710,04 per ons, sedikit berubah dari sesi sebelumnya.
- Komoditas lain juga menunjukkan pergerakan yang terbatas, dengan pasar fokus pada langkah-langkah kebijakan Trump ke depan.
Pasar emas kemungkinan akan tetap stabil dalam jangka pendek, dengan pedagang memantau perkembangan lebih lanjut mengenai kebijakan ekonomi dan perdagangan AS.
Sumber: Dow Jones Newswires
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
