Emas Stabil di Tengah Prospek Pelonggaran Suku Bunga dan Meredanya Ketegangan Timur Tengah

Harga emas stabil mendekati $2.650 per ons pada Senin (11/10) karena investor menganalisis prospek suku bunga AS yang mungkin akan dipangkas lebih lambat, di samping berkurangnya permintaan safe haven seiring ketegangan di Timur Tengah yang tampak mereda.

Logam mulia ini bergerak mendatar setelah sebelumnya berfluktuasi antara kenaikan dan penurunan kecil. Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, menyatakan bahwa data ekonomi terbaru menunjukkan kemungkinan pelonggaran kebijakan suku bunga yang lebih bertahap dibandingkan pertemuan Fed sebelumnya. Biasanya, suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil langsung.

Investor saat ini juga mencermati perkembangan geopolitik setelah laporan Washington Post menyatakan bahwa Israel tidak berencana menyerang fasilitas minyak atau nuklir Iran, yang dapat mengurangi permintaan emas sebagai aset safe haven.

Kendati stabil, harga emas masih mencatat kenaikan lebih dari 25% tahun ini, didorong oleh optimisme terhadap pemangkasan suku bunga serta tingginya pembelian dari bank sentral dan ketegangan geopolitik yang turut mendukung harga.

Pada pukul 8:09 pagi di Singapura, harga emas spot berada di $2.649,52 per ons. Indeks Bloomberg Dollar Spot stabil setelah naik 0,3% pada sesi sebelumnya, sedangkan perak dan platinum juga berada dalam posisi stabil, sementara paladium sedikit melemah.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.