Harga emas (XAU/USD) bertahan stabil selama sesi Asia pada hari Selasa, diperdagangkan sedikit di atas level support jangka pendek. Optimisme pemotongan suku bunga besar-besaran oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan November mulai mereda, terutama karena pasar tenaga kerja AS yang masih kuat. Situasi ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yield, sehingga membatasi potensinya untuk menguat lebih jauh dalam jangka pendek.
Namun, meskipun harga emas menghadapi tekanan dari ekspektasi suku bunga, penurunan indeks Dolar AS (USD) dari level tertinggi tujuh minggu memberikan dukungan bagi emas. Investor cenderung berhati-hati menjelang rilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu, yang akan disusul oleh data Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS pada Kamis dan Jumat. Data-data ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut terkait kebijakan suku bunga Fed, yang akan mempengaruhi pergerakan Dolar AS dan, pada gilirannya, memberikan dampak signifikan pada harga emas.
Sumber: FXstreet
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
