Emas Tahan Penurunan karena Data Inflasi Redam Harapan Pemangkasan Besar Fed

Harga emas stabil setelah mengalami sedikit penurunan menyusul laporan inflasi AS yang menunjukkan peningkatan pada bulan Agustus, meredam ekspektasi adanya pemangkasan suku bunga yang besar oleh Federal Reserve dalam pertemuan mendatang.

Emas diperdagangkan mendekati $2.512 per ons, turun 0,2% pada hari Rabu setelah data inflasi inti mencatat kenaikan sebesar 0,3% dari bulan sebelumnya dan 3,2% secara tahunan. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor dua tahun naik, karena spekulasi bahwa Fed akan mengurangi suku bunga secara bertahap, dengan kemungkinan pengurangan sebesar 0,25%. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas, yang tidak memberikan imbal hasil.

Emas telah naik lebih dari 20% sepanjang tahun ini, terutama didorong oleh ekspektasi bahwa Fed akan memulai siklus penurunan suku bunga. Kenaikan ini juga didukung oleh pembelian emas oleh bank sentral serta permintaan yang kuat di pasar over-the-counter. Pada pukul 7:53 pagi di Singapura, harga emas spot stabil di $2.512,40, setelah mencapai rekor tertinggi $2.531,75 pada bulan Agustus. Indeks Bloomberg Dollar Spot juga stabil, sementara perak, platinum, dan paladium mengalami sedikit perubahan.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.