Emas Stabil Pasca Penurunan Jelang Pidato Powell, Data Inflasi AS

Harga emas stabil setelah penurunan terbesar dalam dua minggu pada hari Senin. Investor menantikan pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres dan data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini, yang diperkirakan akan memberikan petunjuk mengenai jalur suku bunga ke depan.

Harga Pasar

  • Spot Gold: Naik 0,1% menjadi $2,362.5 per ounce pada pukul 8:46 pagi waktu Singapura.
  • Perak: Bertahan tepat di bawah $31 per ounce, setelah turun 1,5% pada hari Senin.
  • Paladium dan Platinum: Menguat.

Faktor Pendukung

  • Pidato Ketua Fed Jerome Powell: Powell akan menyampaikan pidato tengah tahunan di Capitol Hill pada hari Selasa dan Rabu. Diharapkan dia akan menghadapi tekanan dari anggota parlemen yang mendesak penurunan suku bunga.
  • Data Inflasi AS: Laporan yang akan dirilis pada hari Kamis diperkirakan akan menunjukkan ukuran harga konsumen inti AS naik 0,2% pada bulan Juni untuk bulan kedua berturut-turut, menandai kenaikan terkecil berturut-turut sejak Agustus. Hal ini mendekati apa yang diharapkan oleh pejabat The Fed untuk menurunkan suku bunga.

Persepsi Pasar

  • Prediksi Penurunan Suku Bunga: Data swap menunjukkan pedagang sekarang memperkirakan dua pengurangan suku bunga tahun ini, dengan peluang sekitar 70% dari pengurangan pertama pada bulan September, setelah laporan tenaga kerja yang beragam menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah anjlok pada minggu lalu. Biaya pinjaman yang lebih rendah biasanya berdampak positif bagi emas batangan, yang tidak memberikan bunga.

Kesimpulan

Harga emas stabil jelang pidato Ketua Fed Jerome Powell dan data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini. Prediksi pasar mengenai penurunan suku bunga Fed di masa depan tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga emas, sementara investor terus mengamati perkembangan ekonomi AS untuk petunjuk lebih lanjut.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.