Emas menuju kenaikan triwulanan ketiga berturut-turut, yang merupakan pergerakan terbaiknya sejak tahun 2020. Para pedagang menunggu angka inflasi AS untuk melihat kapan Federal Reserve dapat mulai memangkas suku bunganya.
Harga Pasar
- Spot Gold: Stabil di dekat $2,323.48 per ounce pada pukul 8:52 pagi waktu Singapura.
- Perak: Diperdagangkan mendekati $29 per ounce, naik 16% pada kuartal ini.
- Platinum dan Paladium: Keduanya menguat.
Faktor Pendukung
- Kenaikan Kuartalan: Emas batangan untuk pengiriman segera naik lebih dari 1% pada hari Kamis, mencatat peningkatan lebih dari 4% untuk kuartal ini. Ini adalah kenaikan triwulanan ketiga berturut-turut dan kenaikan terbaik sejak tahun 2020.
- Data Ekonomi AS: Data ekonomi AS yang lesu menambah tanda-tanda penurunan pertumbuhan selama semester pertama tahun ini.
- Permintaan di Asia: Emas telah didukung oleh ekspektasi kebijakan yang lebih longgar dari The Fed dan permintaan berkelanjutan di Asia, di mana banyak mata uang di kawasan ini melemah.
- Pembelian Bank Sentral: Pembelian oleh sejumlah bank sentral juga telah mendukung logam mulia, mengimbangi hambatan dari penjualan bersih dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas batangan.
Fokus Pasar
- Data Inflasi AS: Angka-angka AS yang akan dirilis pada hari Jumat diperkirakan menunjukkan bahwa ukuran inflasi yang mendasari pilihan The Fed melambat ke tingkat tahunan sebesar 2,6% bulan lalu. Jika dikonfirmasi, hal ini dapat membantu jalan bagi penurunan suku bunga AS, sehingga membantu harga emas batangan karena tidak membayar bunga.
- Debat Politik: Pedagang juga akan fokus pada debat pertama tahun 2024 antara Presiden Joe Biden dan mantan Presiden Donald Trump, jika komentar mereka mengakibatkan perubahan pasar.
Kesimpulan
Emas terus menunjukkan kekuatan dengan kenaikan kuartalan ketiga berturut-turut, didukung oleh ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari The Fed dan permintaan berkelanjutan di Asia. Data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Jumat diharapkan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai prospek kebijakan moneter Federal Reserve dan potensi penurunan suku bunga. Emas tetap berada dalam mode bertahan, menunggu perkembangan lebih lanjut yang dapat mempengaruhi pergerakan harga di masa depan.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
