Dolar Australia Terpukul, Tapi Masih Punya Harapan

Nilai tukar Dolar Australia sempat melemah terhadap Dolar AS, meski kemudian kembali menguat didukung oleh kabar positif dari hubungan dagang antara Australia dan Amerika Serikat. Kedua negara baru saja menandatangani kesepakatan besar di bidang mineral penting, yang dianggap bisa memperkuat kerja sama ekonomi dan mengurangi ketergantungan terhadap Tiongkok dalam pasokan sumber daya strategis.
Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut kerja sama ini sebagai langkah besar untuk masa depan energi dan industri. Sementara itu, harapan meredanya ketegangan dagang antara AS dan Tiongkok juga memberi sentimen positif bagi Pasar. Meski begitu, sikap keras dari perwakilan dagang AS terhadap Beijing tetap jadi perhatian, apalagi mengingat eratnya hubungan ekonomi antara Australia dan Tiongkok, yang bisa langsung berdampak pada pergerakan Dolar Australia. (az)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.