Rencana Rights Issue Jumbo
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), emiten properti milik konglomerat Aguan, berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau rights issue.
Perseroan akan menerbitkan 1,21 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Harga pelaksanaan rights issue belum diumumkan, namun manajemen menegaskan bahwa dana segar dari aksi korporasi ini akan diarahkan untuk memperkuat kepemilikan strategis pada entitas anak.
Dana untuk Akuisisi Bangun Kosambi Sukses (CBDK)
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dana dari rights issue akan digunakan untuk membeli 2,4 miliar saham CBDK yang dimiliki PT Agung Sedayu (AS) dan PT Tunas Mekar Jaya (TMJ).
Nilai transaksi tersebut mencapai Rp16,12 triliun, yang akan menambah kepemilikan PANI di CBDK dari 45,9% menjadi 90%. Selain itu, sebagian dana juga akan dipakai untuk penyertaan saham di tiga anak usaha PANI lainnya.
Aksi Korporasi Strategis
Manajemen PANI menyebut, aksi rights issue ini adalah langkah penting untuk memperbesar kendali atas CBDK yang mengelola kawasan pengembangan di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. “Perseroan merupakan pihak yang akan melakukan pembelian atas saham Perusahaan Target yang dimiliki AS dan TMJ,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Rabu (3/9).
Jadwal Rights Issue dan RUPSLB
Untuk melaksanakan PMHMETD III, PANI akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Agenda ini dijadwalkan berlangsung 9 Oktober 2025.
Berikut rangkaian jadwal penting rights issue:
- Pemberitahuan agenda RUPSLB ke OJK: 25 Agustus 2025
- Pengumuman RUPSLB di situs KSEI, BEI, dan Perseroan: 2 September 2025
- Pengumuman keterbukaan informasi PMHMETD III dan transaksi afiliasi: 2 September 2025
- Recording date pemegang saham: 16 September 2025
- Pemanggilan RUPSLB: 17 September 2025
- Pelaksanaan RUPSLB: 9 Oktober 2025
- Pengumuman hasil RUPSLB: 13 Oktober 2025
Dampak terhadap Pasar dan Strategi Investasi
Rights issue jumbo ini menunjukkan arah agresif PANI dalam memperkuat posisi di sektor properti prestisius, khususnya di kawasan PIK 2 yang menjadi proyek unggulan Grup Agung Sedayu.
Bagi investor, ada beberapa poin penting:
- Potensi dilusi saham jika tidak ikut berpartisipasi dalam rights issue.
- Aksi akuisisi besar berpotensi memperkuat kinerja jangka panjang PANI.
- Valuasi dan timing harga pelaksanaan akan menjadi faktor krusial dalam menentukan daya tarik aksi ini.
Sumber: CNBC Indonesia
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
