Emas kembali mencuri perhatian pasar global. Logam mulia ini terlihat bersiap menutup minggu ini dengan kenaikan, didukung oleh kombinasi tiga faktor utama yang memperkuat prospek kenaikan harga menuju level $3.500 per ons, mendekati rekor tertinggi yang dicapai pada bulan April lalu.
๐ 1. Tiongkok Tambah Cadangan Emas
Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) dijadwalkan akan merilis data cadangan devisa hari Kamis. Pasar mengantisipasi bahwa bank sentral tersebut kembali menambah kepemilikan emas batangan, memperpanjang tren akumulasi yang telah berlangsung sejak November tahun lalu.
- Minat bank sentral global terhadap emas menjadi sinyal kuat bahwa logam ini tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai strategis.
- Cadangan emas Tiongkok terus meningkat secara bulanan, memperkuat sentimen pasar terhadap emas sebagai aset yang stabil di tengah ketidakpastian geopolitik.
๐ 2. Trump Akan Umumkan Gubernur The Fed Baru
Di Washington, Presiden Donald Trump mengonfirmasi rencana untuk mengumumkan calon gubernur baru Federal Reserve dalam waktu dekat. Ini membuka peluang bagi Trump untuk menunjuk figur yang lebih mendukung penurunan suku bunga, sejalan dengan keinginannya selama ini.
- Penunjukan ini juga terjadi di tengah kritik lanjutan Trump terhadap Ketua Fed Jerome Powell, menimbulkan kekhawatiran atas independensi kebijakan moneter.
- Prospek suku bunga yang lebih rendah biasanya berdampak positif terhadap emas, karena logam ini tidak menghasilkan bunga, sehingga menjadi lebih menarik saat imbal hasil obligasi melemah.
๐ 3. ETF Emas Tarik Dana Segar
Reksa dana berbasis emas, seperti exchange-traded funds (ETF), mencatat peningkatan permintaan:
- Arus masuk ke ETF emas mengalami kenaikan di hampir setiap bulan sepanjang 2025, hanya satu kali mengalami penurunan.
- Saat ini, kepemilikan ETF emas berada hanya sedikit di bawah level tertinggi dua tahun yang dicapai pada 25 Juli lalu.
๐ฌ Analis: Momentum Kuat, Tapi Waspada Volatilitas
Kondisi saat ini menciptakan landasan yang solid untuk emas mendekati โ atau bahkan melampaui โ level psikologis $3.500 per ons. Namun, investor tetap diingatkan bahwa volatilitas tetap tinggi, terutama dengan banyaknya agenda makroekonomi dan politik yang bisa menggeser sentimen pasar dalam waktu singkat.
๐Kesimpulan: Dengan momentum dari Tiongkok, politik moneter AS, dan minat institusional yang meningkat, harga emas berada dalam posisi strategis untuk mencetak rekor baru dalam waktu dekat. Namun, dinamika global tetap menjadi faktor kunci yang perlu dipantau ketat.
PT Rifan Financindo Berjangka โ Kvn
Sumber:
