Harga emas tetap berada di level rendah setelah dolar AS mencatat penguatan harian tertajam sejak Mei, menyusul tercapainya kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Fokus investor kini beralih ke potensi perpanjangan gencatan dagang antara Washington dan Beijing.
💰 Dolar Perkasa, Tekan Harga Emas
- Emas spot diperdagangkan mendekati $3.312 per ons, setelah turun 0,7% pada Senin.
- Indeks Dolar Bloomberg stabil pagi ini, usai menguat 0,8% di sesi sebelumnya — penguatan harian tertinggi sejak Mei.
Penguatan dolar menekan harga emas karena membuat logam mulia ini lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Selain itu, pelemahan euro juga turut membebani permintaan emas.
🛃 Gencatan Dagang AS-Tiongkok Jadi Fokus Pasar
Investor kini memantau hasil perundingan AS-Tiongkok di Stockholm. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan bahwa perpanjangan 90 hari gencatan dagang adalah “hasil paling mungkin” yang dicapai dari pertemuan tersebut.
Dengan tenggat tarif 1 Agustus yang ditetapkan oleh Presiden Donald Trump, beberapa mitra dagang utama seperti Korea Selatan dan Brasil juga tengah mencari kesepakatan bilateral untuk menghindari eskalasi tarif lebih lanjut.
🔍 Emas Bergerak Dalam Kisaran Ketat
Meskipun harga emas telah naik lebih dari 25% sepanjang 2025, terutama akibat ketidakpastian seputar kebijakan Trump, konflik Ukraina, dan ketegangan di Timur Tengah, harga emas cenderung stagnan dalam beberapa bulan terakhir. Sejak mencatat rekor tertinggi di atas $3.500 per ons pada April, emas belum mampu keluar dari kisaran konsolidasinya.
🔧 Logam Lain Bervariasi, Fokus ke Data Ekonomi AS
Pada pukul 08.00 waktu Singapura, harga emas spot turun tipis 0,1% ke $3.312,07 per ons. Sementara itu:
- Perak stagnan
- Platinum dan paladium masing-masing mencatat kenaikan
Investor minggu ini juga akan mencermati rilis data ekonomi penting dari AS, termasuk:
- Data ketenagakerjaan
- Inflasi
- Aktivitas manufaktur
Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran 4,25%–4,50% dalam pertemuan kebijakan mendatang.
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
Sumber:
