Perempuan Pertama di Puncak Daftar Orang Terkaya RI
PT Rifan Financindo Berjangka – Marina Budiman berhasil mencetak sejarah sebagai wanita terkaya di Indonesia, sekaligus menembus dominasi pria di daftar miliarder versi Forbes. Dengan total kekayaan mencapai US$ 7,2 miliar atau sekitar Rp 117,64 triliun, Marina kini menempati posisi ke-7 orang terkaya di Indonesia. Pencapaian ini menambah daftar tokoh perempuan yang sukses menaklukkan industri teknologi dan keuangan.
Kunci Kekayaan: Kepemilikan Saham DCII
Lompatan kekayaan Marina tak lepas dari kepemilikannya di emiten PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), perusahaan data center terkemuka di Indonesia. Saham DCII melonjak 20% dalam dua hari berturut-turut (16–17 Juli 2025) dan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA), menjadikannya saham termahal di Bursa Efek Indonesia dengan harga Rp 223.250 per lembar.
Sepanjang tahun 2025, saham DCII telah meroket 425,29%, menegaskan kepercayaan pasar terhadap pertumbuhan sektor data center di era digital.
Dari Bank Bali hingga Raja Infrastruktur Digital
Karier Marina dimulai dari bawah, sebagai Account Officer di Bank Bali pada 1985. Ia kemudian bergabung ke perusahaan IT Sigma Cipta Caraka sebagai Project Manager, dan naik menjadi CFO serta Sales Director hingga 2010. Sepanjang kariernya, ia bekerja bersama Otto Toto Sugiri, mitra bisnis yang juga salah satu pendiri DCII.
Pada 2011, Marina ikut mendirikan DCII, dan kini menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 2016. Ia juga sempat mendirikan Indonet pada 1994, penyedia internet komersial pertama di Indonesia, sebelum melepas kepemilikan saham pada 2023.
Latar Belakang Pendidikan yang Kuat
Marina menyelesaikan pendidikan sarjananya di bidang finance and economy dari University of Toronto pada tahun 1985. Kombinasi antara kecerdasan finansial dan intuisi bisnis membuatnya mampu melihat peluang lebih awal di sektor teknologi digital.
Dampak untuk Investor dan Industri
Kisah sukses Marina Budiman adalah sinyal kuat bahwa sektor data center dan infrastruktur digital memiliki potensi pertumbuhan besar di Indonesia. Bagi investor, pergerakan saham DCII dan posisi strategis Marina menjadi indikator penting dalam merumuskan strategi investasi ke depan.
Kesimpulan: Marina Budiman tidak hanya menorehkan sejarah sebagai miliarder perempuan Indonesia, tapi juga membuka jalan bahwa industri teknologi lokal mampu bersaing di panggung global — dan menjadi ladang investasi yang sangat menjanjikan.
Sumber: CNBC Indonesia
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
