Data Ketenagakerjaan AS Cemerlang, Harapan Rate Cut Pupus, Emas Terjungkal

Harga emas dunia anjlok hampir 1% pada perdagangan Kamis malam setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan hasil di atas ekspektasi. Data ini mengurangi peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat, yang membuat daya tarik emas sebagai aset non-imbal hasil ikut melemah.

πŸ“‰ Harga Emas Jatuh, Dolar Menguat

Harga emas spot turun 0,9% menjadi $3.328,63 per troy ounce pada pukul 02.00 siang waktu New York, setelah sempat anjlok lebih dari 1% di awal sesi. Sementara itu, emas berjangka AS justru menguat 0,4% ke posisi $3.342,90 karena pelaku pasar menyesuaikan posisi menjelang akhir pekan panjang di AS.

Penguatan dolar AS (indeks DXY) dan naiknya indeks saham berjangka Wall Street turut menekan emas, karena logam mulia menjadi lebih mahal bagi pembeli asing.

🧾 Data Payroll Menjadi Game Changer

Menurut laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS, jumlah lapangan kerja non-pertanian bertambah 147.000 pada bulan lalu β€” jauh melampaui ekspektasi konsensus analis sebesar 110.000.

“Data ketenagakerjaan yang kuat ini membuat pasar semakin skeptis terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

Akibatnya, pasar kini hanya memperkirakan pemangkasan suku bunga Fed sebesar 51 basis poin hingga akhir tahun, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 66 basis poin. Prospek ini membuat emas, yang tidak memberikan bunga, kehilangan sebagian daya tariknya.

πŸ‡ΊπŸ‡Έ Isu Fiskal dan Tarif Masih Membayangi

Di luar isu suku bunga, DPR AS juga tengah membahas RUU fiskal besar-besaran usulan Donald Trump, yang berpotensi menambah utang negara sebesar $3,4 triliun dalam 10 tahun. Jika disahkan, pelemahan jangka panjang dolar dapat terjadi β€” yang justru akan menguntungkan emas.

Sementara itu, kesepakatan dagang AS-Vietnam diumumkan menjelang deadline tarif 9 Juli, mengurangi sedikit ketegangan dagang jangka pendek.

πŸ“Š Logam Mulia Lainnya Bervariasi

  • Perak: naik 0,7% menjadi $36,84 per ounce
  • Platinum: turun 3,1% ke $1.374,89
  • Paladium: turun 1,5% ke $1.137,69

Kesimpulan:
Kinerja emas yang lemah kali ini mencerminkan reaksi pasar terhadap ekspektasi kebijakan moneter. Meskipun faktor geopolitik dan fiskal tetap relevan, data ekonomi makro AS kini menjadi penggerak utama harga emas di jangka pendek.

Sumber: Reuters

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.