Dolar Merosot karena Kekhawatiran Fiskal

Indeks Dolar jatuh ke sekitar 99,5 pada hari Kamis, menandai penurunan harian keempat berturut-turut, karena kekhawatiran fiskal membebani sentimen. Investor semakin tidak nyaman dengan anggaran yang diusulkan Trump, yang mencakup pemotongan Pajak besar-besaran yang diproyeksikan akan menambah antara $3 triliun dan $5 triliun pada utang nasional.
Namun, undang-undang tersebut menemui hambatan politik karena beberapa anggota Partai Republik dari negara bagian biru memperingatkan bahwa mereka akan menahan dukungan kecuali RUU tersebut mencakup pengurangan yang lebih besar untuk Pajak negara bagian dan lokal.
Tekanan lebih lanjut pada Dolar datang dari lelang Obligasi 20 tahun yang lesu, yang menandakan melemahnya permintaan untuk utang Pemerintah AS dan memperkuat kekhawatiran bahwa investor asing dan domestik mungkin menarik diri dari aset AS.
Dalam perkembangan internasional, Menteri Keuangan Jepang Kato mengatakan dia tidak membahas nilai tukar dengan Menteri Keuangan AS Bessent selama pertemuan G7 di Kanada. Sementara itu, laporan menunjukkan AS menekan Korea Selatan untuk memperkenalkan langkah-langkah yang bertujuan untuk memperkuat won.(CP)
Sumber: Trading Economi

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.