Harga emas melesat ke level tertinggi baru karena kekhawatiran atas perang dagang dan komentar Ketua The Fed Jerome Powell memicu volatilitas pasar dan mendorong aksi beli aset safe haven.
🔍 Sorotan Utama:
🔸 Rekor Baru Harga Emas
- Emas spot naik hingga $3.357,78/oz (+0,4%), tertinggi sepanjang sejarah.
- Kenaikan harian Rabu (+3,5%) jadi yang terbesar sejak Maret 2023.
🔸 Komentar Powell & Respon Pasar
- Powell menyatakan ketidakpastian tarif membebani prospek ekonomi, tapi tidak menjanjikan langkah cepat dari Fed.
- Dolar AS anjlok ke level terendah 6 bulan, memicu tekanan pada aset berisiko.
🔸 Perang Dagang Semakin Dalam
- AS siapkan tekanan lanjutan untuk negara-negara yang berdagang dengan Tiongkok.
- Sinyal perundingan tarif yang makin kabur → kecemasan pasar meningkat.
🔸 Kinerja Emas Tahun Ini
- Naik hampir 28% YTD, melampaui performa tahun 2024 (+27%).
- Katalis: perang dagang, perlambatan ekonomi global, inflasi, ekspektasi pemangkasan suku bunga.
🔸 Komentar Analis
“Kombinasi dari ketidakpastian tarif, perlambatan ekonomi, inflasi, dan prospek suku bunga rendah adalah formula ideal untuk reli emas.” – ANZ Research
💰 Harga Logam Lain & Pasar
- Emas spot terakhir di $3.353,79 per ons (6:57 pagi Singapura).
- Indeks Bloomberg Dollar Spot stabil setelah anjlok 0,7%.
- Perak, platinum, dan paladium juga mencatat kenaikan.
📊 Kesimpulan
Emas terus jadi pelarian utama investor di tengah badai ketidakpastian global. Dengan tarif baru dan sikap hati-hati The Fed, momentum logam mulia ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam jangka pendek.
(Sumber: Bloomberg)
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
