Waspada! Maling M-Banking Marak Jelang Lebaran, Kerugian Hampir Rp1 Triliun

PT Rifan Financindo Berjangka – Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap penipuan keuangan digital. Data dari Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) OJK menunjukkan kerugian akibat penipuan mencapai Rp994,3 miliar hanya dalam dua bulan pertama tahun 2025.

1. Ribuan Laporan Penipuan Meningkat

Pada Februari 2025, OJK mencatat 57.426 laporan penipuan, dengan 64.219 rekening yang dilaporkan. Dari jumlah tersebut, 28.568 rekening telah diblokir.

“Total dana korban yang sudah berhasil diblokir sebesar Rp127 miliar,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Friderica Widyasari.

Selain itu, portal perlindungan konsumen OJK mencatat 4.472 pengaduan, dengan sektor perbankan, fintech, dan perusahaan pembiayaan menjadi yang paling terdampak.

2. Satgas Pasti Blokir Ratusan Entitas Ilegal

OJK melalui Satgas Pasti juga telah menghentikan 796 entitas ilegal, yang terdiri dari:

  • 209 investasi ilegal
  • 587 pinjaman online ilegal

Penipuan berkedok pinjaman online ilegal sering kali menawarkan proses cepat, tetapi dengan bunga tinggi dan metode penagihan intimidatif.

3. Maraknya Penipuan Digital Jelang Lebaran

Momen Ramadan sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan keuangan untuk menawarkan:

  • Pinjaman online ilegal dengan janji pencairan instan
  • Investasi bodong yang menjanjikan keuntungan tinggi
  • Arisan fiktif dengan sistem skema ponzi
  • Phishing melalui link palsu yang bisa mencuri data perbankan korban

OJK mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur penawaran investasi atau pinjaman yang mencurigakan.

4. Tips Mencegah Penipuan Digital

Agar terhindar dari penipuan, masyarakat disarankan untuk:

Selalu waspada terhadap tawaran investasi atau pinjaman yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Gunakan akal sehat dan lakukan verifikasi sebelum bertindak.
Cek legalitas perusahaan melalui situs resmi OJK.
Jangan klik link mencurigakan atau memberikan data pribadi ke pihak yang tidak dikenal.

Dengan semakin banyaknya modus penipuan digital, masyarakat perlu lebih cermat dan hati-hati dalam mengelola keuangan. Jangan sampai momen bahagia Lebaran justru dirusak oleh aksi kejahatan siber! 🚨

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.