Bank Mega Syariah Raup Laba Rp253,19 Miliar di 2024, Optimis Tumbuh di 2025

PT Rifan Financindo Berjangka – PT Bank Mega Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp253,19 miliar sepanjang tahun 2024, naik 6,06% secara tahunan (YoY). Peningkatan laba ini menunjukkan kinerja positif bank di tengah berbagai tantangan ekonomi.

1. Kinerja Keuangan Positif di 2024

Bank Mega Syariah membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp323,22 miliar, meningkat 5,92% YoY. Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan laba usaha yang tumbuh 4,33% YoY.

Dari sisi pembiayaan, bank menyalurkan dana sebesar Rp7,72 triliun, naik 10,45% YoY. Pertumbuhan ini didukung oleh ekspansi di segmen komersial dan konsumer, termasuk Syariah Card, yang mendapat respons positif dari pasar.

Dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan 2,82% YoY menjadi Rp9,96 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari portofolio giro, yang melonjak 47,79%.

Sementara itu, total liabilitas mencapai Rp2,92 triliun, meningkat 29,48% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produk tabungan wadiah dan liabilitas kepada Bank Indonesia untuk menjaga likuiditas bank.

2. Strategi 2025: Optimalkan B2B2C dan Ekspansi Digital

Memasuki tahun 2025, Bank Mega Syariah menyiapkan berbagai strategi untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah model Business to Business to Consumer (B2B2C).

Strategi ini memungkinkan bank untuk tidak hanya menyasar nasabah korporasi, tetapi juga seluruh ekosistem bisnis yang terkait, sehingga memperluas penetrasi pasar dan meningkatkan pertumbuhan bisnis.

“Dengan pendekatan B2B2C dan inovasi produk, kami ingin memastikan kemudahan akses perbankan syariah bagi semua segmen nasabah,” ujar Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo.

3. Inovasi Produk dan Digitalisasi

Bank Mega Syariah terus memperkuat lini produk unggulan, termasuk:

  • Tabungan Haji & Flexi Mitra Mabrur: Membantu masyarakat mewujudkan impian berhaji melalui program Gen Hajj – Haji Mudah untuk Semua Generasi. Pada 2024, nasabah tabungan haji naik lebih dari 6%, sementara haji khusus meningkat 246%.
  • Pembiayaan Properti: Produk Flexi Home dan Flexi Sejahtera membantu nasabah memiliki rumah, dengan pertumbuhan pembiayaan 22% YoY.
  • Syariah Card: Produk ini mengalami pertumbuhan pesat, dengan jumlah kartu yang diterbitkan meningkat 272% YoY, serta total pembiayaan melalui kartu melonjak 385% YoY.
  • Layanan Digital: Mobile banking M-Syariah, Priority Banking Mega First Syariah, dan Reksa Dana Syariah menjadi bagian dari strategi digitalisasi bank.

4. Optimisme 2025: Perkuat Ekosistem dan Kontribusi ke Ekonomi Syariah

Dengan pendekatan ekosistem bisnis, digitalisasi, serta ekspansi pembiayaan yang selektif, Bank Mega Syariah optimis dapat mempertahankan pertumbuhan positif di tahun 2025.

“Kami yakin 2025 menjadi momentum pertumbuhan Bank Mega Syariah untuk semakin kuat di industri keuangan syariah Indonesia,” tutup Yuwono. 🚀

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.