Emas Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi karena Kekhawatiran Trump Jelang Data AS

Harga emas tetap stabil di level tertinggi sepanjang masa menjelang laporan pekerjaan utama AS, sementara ketidakpastian ekonomi dan geopolitik terus mendorong permintaan aset safe haven.

Faktor-Faktor Penggerak Pasar

  1. Menunggu Data Tenaga Kerja AS
    • Emas diperdagangkan di sekitar $2.860 per ons, naik lebih dari 2% minggu ini.
    • Laporan penggajian nonpertanian (NFP) AS yang dirilis Jumat (7/2) dapat menentukan arah suku bunga The Fed.
    • Data yang lemah dapat meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga, sementara data yang lebih kuat bisa menekan harga emas.
  2. Kekhawatiran Perang Dagang dan Kebijakan Trump
    • Ancaman tarif baru oleh Trump terhadap negara lain meningkatkan ketidakpastian ekonomi.
    • Kebijakan perdagangan dan imigrasi yang tidak konvensional berpotensi memicu inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi AS.
  3. Prediksi Lonjakan Harga ke $3.000 per Ons
    • Citigroup Inc. memproyeksikan harga emas mencapai $3.000 per ons dalam tiga bulan, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven.
    • Dealer di London mulai mengalihkan emas ke AS, khawatir tarif baru akan berdampak pada pasar logam mulia.
    • Emas di brankas Bank of England diperdagangkan dengan harga diskon, menyebabkan antrean panjang untuk menarik logam mulia tersebut.

Pergerakan Harga Logam Mulia

  • Harga emas spot naik 0,1% menjadi $2.859,01 per ons pada pukul 8:13 pagi di Singapura.
  • Harga sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di $2.882,36 per ons pada Rabu.
  • Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah, turun 0,8% dalam seminggu.
  • Perak dan platinum naik tipis, sementara paladium turun.

Outlook Pasar

Dengan ketegangan geopolitik yang masih tinggi dan ketidakpastian kebijakan ekonomi AS, emas diperkirakan tetap dalam tren bullish. Jika data tenaga kerja AS mengecewakan, emas bisa mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.