Harga emas tetap stabil di dekat level tertinggi sejak Oktober, didukung oleh meningkatnya permintaan aset safe haven setelah Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor baru pada Tiongkok dan Uni Eropa.
Faktor Penggerak Pasar
- Ancaman Tarif Trump
- Trump menargetkan negara-negara besar seperti Tiongkok, Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko sebagai sasaran potensial tarif.
- Meskipun ada ketidakpastian apakah tarif tersebut akan dilaksanakan, kekhawatiran dampaknya terhadap perdagangan global mendorong minat pada emas.
- Kebijakan Domestik AS
- Rencana pemotongan pajak dan pembatasan imigrasi oleh Trump diperkirakan dapat meningkatkan defisit fiskal AS dan inflasi.
- Potensi inflasi yang lebih tinggi dapat mempersulit Federal Reserve untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya, memberikan sentimen campuran terhadap emas.
- Permintaan Aset Safe Haven
- Kekhawatiran tentang ketegangan geopolitik dan dampak kebijakan proteksionis Trump mendorong pembelian emas sebagai lindung nilai terhadap risiko pasar.
Pergerakan Harga Logam Mulia
- Harga emas spot: Sedikit turun 0,1% menjadi $2.754,72 per ons pada pukul 8:29 pagi waktu Singapura.
- Indeks Bloomberg Dollar Spot: Stabil.
- Harga perak: Sedikit berubah.
- Platinum dan paladium: Mengalami penurunan.
Outlook Pasar
Emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Dengan emas hanya $35 di bawah level tertinggi sepanjang masa, potensi untuk kenaikan lebih lanjut tetap kuat, terutama jika ketegangan perdagangan meningkat atau kebijakan domestik AS memicu volatilitas pasar tambahan.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
