Emas Lanjutkan Kenaikan Tiga Hari Didukung Permintaan Safe Haven dan Harapan Pemangkasan Suku Bunga

Harga emas terus naik selama tiga hari berturut-turut, didukung oleh permintaan aset safe haven dan ekspektasi pemangkasan lebih lanjut suku bunga Federal Reserve. Pada Kamis (20/11), emas batangan diperdagangkan mendekati $2.660 per ons, mencatat kenaikan lebih dari 3% selama tiga sesi terakhir.

Sentimen pasar tetap terfokus pada konflik Rusia-Ukraina. Eskalasi terbaru termasuk penggunaan rudal jelajah Inggris oleh Ukraina terhadap target di Rusia, yang memicu ketidakpastian geopolitik. Situasi ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset perlindungan di tengah ketegangan internasional.

Di sisi kebijakan moneter, Presiden Federal Reserve Bank of Boston Susan Collins menekankan perlunya pendekatan hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas, yang menjadi pilihan menarik bagi investor dalam lingkungan dengan imbal hasil rendah.

Setelah sempat terpukul akibat reli dolar AS pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilu, emas kini hampir sepenuhnya pulih. Logam mulia ini mencatat kenaikan hampir 29% sepanjang tahun, dengan proyeksi optimistis dari Goldman Sachs dan UBS memperkirakan kemungkinan pencapaian rekor baru pada 2025.

Harga emas spot tercatat naik 0,3% menjadi $2.659,14 per ons pada pukul 9:00 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, sementara harga perak naik di atas $31 per ons. Platinum dan paladium menunjukkan pergerakan yang stabil.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.