Harga emas tetap stabil setelah lonjakan lebih dari 1% pada sesi sebelumnya akibat data ekonomi AS yang lemah, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih dalam oleh Federal Reserve. Emas batangan diperdagangkan di sekitar $2.660 per ons, mendekati rekor tertinggi yang dicapai pada hari Selasa. Laporan kepercayaan konsumen AS yang turun tajam memperlemah dolar dan imbal hasil Treasury, memberikan dorongan bagi emas.
Swap trader kini berspekulasi adanya lebih dari tiga perempat poin pelonggaran suku bunga oleh Fed tahun ini, termasuk potensi pemangkasan 50 basis poin dalam waktu dekat. Suku bunga yang lebih rendah mendukung harga emas, sementara dolar yang lebih lemah membuatnya lebih menarik bagi pembeli global.
Emas telah melonjak hampir 30% sepanjang tahun ini, didukung oleh pembelian besar-besaran bank sentral dan ketegangan geopolitik, yang meningkatkan permintaan aset safe haven. Pemilihan presiden AS yang semakin dekat juga menambah ketidakpastian bagi pasar.
Saat ini, spot emas diperdagangkan stabil di $2.658,10 per ons, sementara perak, platinum, dan paladium sedikit berubah. Investor kini menanti rilis data ekonomi tambahan dari AS, seperti indeks pengeluaran konsumsi pribadi dan klaim pengangguran, untuk mendapatkan indikasi lebih lanjut terkait kebijakan Fed ke depan.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
