Harga emas menahan penurunan mingguan di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan terus memberikan sinyal perlunya bukti lebih lanjut bahwa inflasi telah mereda sebelum beralih ke penurunan suku bunga.
Kondisi Pasar Emas
Pada awal sesi Asia hari Senin (3/6), harga emas batangan tidak banyak berubah, tetap berada dalam kisaran perdagangan yang sempit selama beberapa minggu terakhir. Data minggu lalu menunjukkan perlambatan dalam ukuran inflasi yang mendasari pilihan The Fed, namun para pedagang masih menantikan konfirmasi lebih lanjut dari pembuat kebijakan AS mengenai arah suku bunga, dengan fokus beralih ke pertemuan berikutnya pada tanggal 11 dan 12 Juni.
Ekspektasi Kebijakan Fed
Pejabat Federal Reserve mungkin akan mempertahankan kenaikan biaya pinjaman lebih lama sampai ada kejelasan lebih lanjut mengenai apakah tekanan harga terus bergerak menuju target bank sentral sebesar 2%. Pasar swaps memprediksi akan ada satu kali penurunan suku bunga pada akhir tahun, berdasarkan harga dalam kontrak berjangka. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya berdampak negatif bagi emas, karena emas tidak memberikan bunga.
Harga Emas Saat Ini
Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi $2,325.69 per ons pada pukul 8:13 pagi waktu Singapura, setelah turun 0,3% pada minggu lalu. Indeks Bloomberg Dollar Spot tergelincir 0,1%. Perak dan paladium turun, sementara platinum naik tipis.
Kesimpulan
Emas tetap stabil di tengah ketidakpastian mengenai langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya. Meskipun ada perlambatan dalam inflasi, para pedagang masih menantikan sinyal lebih jelas dari The Fed sebelum dapat memprediksi penurunan suku bunga. Fokus pasar kini beralih ke pertemuan Federal Reserve pada pertengahan Juni untuk petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
