Emas terus mempertahankan penurunannya pada hari Senin, dengan para pedagang memperhatikan data ekonomi yang positif di AS pada minggu sebelumnya. Data tersebut telah meredakan harapan akan perubahan awal kebijakan moneter oleh Federal Reserve, khususnya terkait pelonggaran suku bunga.
Emas batangan mengalami penurunan sebesar 0,4% pada hari Senin, mempertahankan perdagangan dalam kisaran yang relatif ketat bulan ini. Para investor masih menunggu petunjuk lebih lanjut apakah bank sentral akan segera memotong suku bunga pada bulan Maret. Imbal hasil Treasury tetap tinggi.
Pasar swap mencerminkan perubahan sentimen ini dengan memperkirakan peluang penurunan suku bunga di bulan Maret kurang dari 40%, turun dari hampir 70% pada minggu lalu. Kenaikan biaya pinjaman dan imbal hasil yang lebih tinggi umumnya memberikan tekanan negatif pada emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Dalam sebuah survei, dua pertiga responden Bloomberg Markets Live Pulse menyatakan bahwa berspekulasi mengenai pelonggaran moneter lebih awal adalah hal yang dianggap “paling bodoh” di antara perdagangan populer menjelang tahun 2024.
Pada pukul 9:22 pagi di Singapura, harga emas stabil di $2,019.92 per ons. Indeks Bloomberg Dollar Spot mengalami perubahan yang minim. Sementara perak dan paladium mengalami penurunan, platinum stagnan.
Sumber: Bloomberg & RFB News
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
