Dividen BUMN ke Negara Tembus Rp82 T, Terbesar Sepanjang Masa

PT Rifan Financindo Berjangka – Menyusul pencapaian luar biasa, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaporkan bahwa setoran dividen ke kas negara sepanjang tahun 2023 mencapai Rp82,1 triliun. Angka ini melonjak 102,1% dibandingkan setoran dividen tahun 2022, menjadikannya pencapaian terbesar dalam empat tahun terakhir.

Rekam Jejak Setoran Dividen BUMN

Sebelumnya, setoran dividen mencapai Rp80,7 triliun pada tahun 2019, lalu mengalami penurunan menjadi Rp66,1 triliun pada 2020, dan melemah lebih lanjut ke Rp30,5 triliun pada 2021. Namun, pada 2022, setoran dividen BUMN mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp40,6 triliun.

Menurut Menteri BUMN, Erick Thohir, pencapaian ini melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu Rp35,3 triliun. “Kita sudah bilang kalau dividen tahun ini Rp 81 triliun,” ungkapnya dalam acara Penghargaan CNBC Indonesia Award 2023 pada Rabu (14/12).

Optimisme Erick Thohir untuk Tahun 2024

Erick Thohir sangat optimis, bahkan dalam konteks tahun politik, tidak akan menjadi hambatan bagi kinerja perusahaan BUMN. Dengan tata kelola perusahaan yang baik dan kinerja yang terukur, Erick yakin BUMN dapat terus meningkatkan kinerjanya. Targetnya adalah setoran dividen BUMN ke negara pada tahun 2024, dari tahun buku 2023, akan meningkat menjadi Rp85 triliun.

“Insyaallah tahun depan bisa tembus Rp85 triliun. Jadi kita pecahkan record lagi dividen terbesar sepanjang sejarah,” ungkapnya.

Erick menegaskan bahwa siklus politik yang berlangsung setiap lima tahun bukan berarti menjadi ujung dari segalanya. Menurutnya, Indonesia telah berusia puluhan tahun, dan perusahaan BUMN perlu tetap serius menjaga tata kelola perusahaan dan menargetkan KPI yang sudah ditetapkan.

Kinerja Positif BUMN dan Proyeksi Tahun Mendatang

Erick Thohir melihat kinerja positif BUMN akan berlanjut hingga tahun 2024. Laba BUMN terus meningkat dari tahun ke tahun, mencapai Rp254 triliun pada 2022 tanpa adanya restrukturisasi, dan sebesar Rp231 triliun pada kuartal III 2023, naik 10% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja ini mendapat respons positif dari pelaku pasar, tergambar dari tingkat return BUMN di bursa yang mencapai 28%, lebih tinggi dibandingkan dengan emiten swasta yang sebesar 18%.

Harmonisasi Antara PMN dan Dividen

Erick Thohir terus mendorong keseimbangan antara penyertaan modal negara (PMN) dengan dividen. Meskipun telah mencapai pencapaian luar biasa dalam setoran dividen sebesar Rp81,1 triliun pada tahun 2023, Erick tetap menargetkan pertumbuhan dividen BUMN hingga Rp85,2 triliun pada tahun 2024.

Total realisasi dan usulan PMN selama periode 2020-2024 mencapai Rp226,1 triliun, sedangkan realisasi dan usulan dividen di periode yang sama lebih besar, mencapai Rp279,4 triliun. Hal ini mengindikasikan porsi dividen BUMN akan mencapai 55%, lebih besar daripada PMN yang sebesar 45%.

Erick menyampaikan rasa syukurnya bahwa BUMN berhasil mencapai target dividen, melebihi target awal, dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi positif BUMN kepada negara.

Pencapaian ini juga sejalan dengan dorongan transformasi yang diterapkan, termasuk laporan keuangan transparan yang menjadi dasar untuk evaluasi dan perbaikan di masa mendatang.

Sumber: CNBC Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.